Jakarta Stories

Panggilan Terbuka: Bisakah kamu membuat film dokumenter dalam 10 hari?

Kami membuka sebuah tantangan baru bagi pembuat dan pecinta film untuk berpartisipasi dalam program Jakarta Stories; di mana setiap peserta terpilih punya waktu hanya 10 hari untuk belajar bersama dalam sebuah tim dan menyelesaikan film dokumenter pendeknya. Program Jakarta Stories diselenggarakan oleh British Council, bersama Scottish Documentary Institute dan In-Docs. Ayo, bergabung untuk belajar dan berkarya bersama kami!

Jakarta Stories menyediakan kesempatan bagi para pembuat film Indonesia untuk mengasah keterampilan dalam membuat film dokumenter secara kreatif. Program ini terbuka bagi pendaftar yang pernah terlibat dalam produksi film (dokumenter/fiksi) dan terbuka untuk pendaftar disabilitas. Kami akan memilih 12–16 pembuat film dari berbagai latar belakang keterampilan pembuatan film untuk ikut dalam program ini selama 10 hari. Peserta yang terpilih akan dibagi menjadi 4 tim yang terdiri atas anggota disabilitas dan non disabilitas. Masing-masing tim akan memproduksi 1 film pendek dokumenter yang akan diputar pada akhir program. Setiap peserta yang terpilih harus terbuka untuk bekerja sebagai sutradara, kamera, editing, perekam/penata suara, atau posisi lain yang dibutuhkan masing-masing tim.

Peserta Stories akan mendapatkan bimbingan kaliber dunia dari para mentor Scottish Documentary Institute yang telah berkarya di berbagai negara dan menghasilkan dokumenter peraih penghargaan. Peserta juga akan mendapatkan pengalaman berharga dalam membangun tim dan mengolah ide secara kreatif. Dengan tantangan bekerja dalam tempo singkat, peserta akan berbagi tangis dan tawa, dan sebuah film yang bisa dibanggakan bersama.

Kapan: 15–25 Maret 2020
Di mana: Jakarta (detail menyusul)
Pendaftaran: in-docs.org/daftar-stories
Penutupan pendaftaran: 9 Februari 2020


Pendaftaran

  • Formulir pendaftaran dapat diakses secara online.
  • Pelamar dapat mengisi formulir sebanyak mungkin dengan ide cerita yang berbeda-beda.
  • Tiap pelamar harus mendaftar secara perseorangan, walaupun telah memiliki tim kerja sendiri.

Kriteria

  • Pembuat film WNI.
  • Minat yang kuat untuk bercerita melalui film dokumenter pendek 3–5 menit.
  • Mampu bekerja sama dengan baik dalam sebuah tim.
  • Lokasi shooting di Jakarta.
  • Keterampilan teknis dasar membuat film dokumenter/fiksi.
  • Berkomitmen mengikuti keseluruhan jadwal program dan berkontribusi dalam menyelesaikan film dokumenter.
  • Memiliki ide cerita dan telah melakukan riset tentang subjek/karakter.

Selama lokakarya peserta terpilih akan mendapatkan

  • Sarana produksi: kamera, perekam suara, komputer editing.
  • Makan siang, kopi/teh.
  • Subsidi transportasi/akomodasi.

Kami akan memilih peserta berdasarkan karya sebelumnya, keterampilan, dan yang terpenting komitmen serta kemauan untuk bekerja keras.

Kontak: stories@in-docs.org

  1. Saya ingin mendaftar tapi belum memiliki materi cerita.
    Silakan mendaftar dengan mengisi data dirimu lebih dulu. Setelah submit (tombol DAFTAR), kamu akan menerima email berisi URL (edit submission) untuk mengedit formulir yang belum terisi lengkap sebelum pendaftaran ditutup.
  2. Saya sudah memiliki kelompok pembuat film. Bagaimana cara saya mendaftar?
    Setiap anggota kelompok diharuskan mendaftar secara perseorangan. Kami tidak dapat menjamin kamu akan tergabung di dalam kelompok pilihanmu sendiri, maka sikap terbuka untuk bekerja sebagai bagian dari tim produksi menjadi penting.
  3. Saya belum pernah terlibat dalam produksi film, bisakah saya mendaftar?
    Lokakarya ini berlangsung dalam waktu singkat dengan materi yang padat. Pengalaman dalam produksi film diperlukan untuk menyelesaikan film tepat waktu. Silakan mengirim surat ke stories@in-docs.org untuk membicarakan ini lebih lanjut.
  4. Tempat saya akan shooting di area Jakarta Raya (Tangerang, Tangerang Selatan, Bogor, Depok, Bekasi). Apakah ini diperbolehkan?
    Apabila perjalanan ke area tersebut tidak memakan waktu terlalu lama, maka akan kami pertimbangkan.
British Council in-Docs Scottish Documentary Institute