Trunyan, Scent of the Dead
- Subjek
- : Adat/tradisi
- Tahun
- : 2003
- Negara
- : Indonesia
- Durasi
- : 24 min.
- Bahasa
- : English
- Teks
- : Indonesian
- Warna
- : Color
- Format Asli
- :
- Sutradara
- : Nadia Astari
- Produser
- : Nadia Astari
- Produser Penyelia
- :
- Editor
- : Nadia Astari
- Kamerawan
- : Nadia Astari
Sinopsis
Keunikan Desa Trunyan adalah tradisi pemakamannya yang disebut Mepasah, yaitu meletakkan jenazah di atas tanah di udara terbuka, tidak dikubur. Desa Trunyan adalah desa yang terletak di kaki bukit, di tepi Danau Batur. Penduduknya merupakan orang Bali asli yang disebut Bali Aga. Di desa induknya terdapat kuil termegah milik dewa tertinggi Trunyan. Menurut legenda, ketika menjadi penguasa, Ratu Sakti Pancering Jagat memerintah rakyatnya untuk meletakkan jenazah kerabat mereka di udara terbuka untuk melenyapkan bau harum pohon Taru Menyan, agar terhindar dari serangan musuh yang terpesona olehnya. Hasilnya pohon menyan itu kini tidak lagi berbau harum dan anehnya jenazah yang terbaring di atas tanah juga tidak berbau busuk, sampai saat ini.
Penghargaan / Pemutaran / Lain-lain
Nominasi Film Dokumenter Pendek Terbaik, Jakarta Internasional Film Festival, Indonesia 2003
Kontak
+62-815-58014352